Ampuh Atasi Nyeri Haid Dengan Kunyit Asam

DEMO TOGA MINUMAN KUNYIT ASAM DI PUSKESMAS KEPUTIH SURABAYA
Puskesmas: 
Keputih

Surabaya, eHealth. Khasiat kunyit (Curcuma domestica) dan asam jawa (Tamarindus indica) untuk mengatasi nyeri haid pada kaum perempuan memang sudah lama diketahui masyarakat, namun masih banyak yang belum mengetahui cara mengolah kedua tanaman tersebut untuk dijadikan sebuah minuman. Puskesmas Keputih berkesempatan untuk melakukan  demo Toga dengan membuat minuman kunyit asam dihadapan kader dan juga pasien yang saat itu datang ke Puskesmas, Hari Senin (25/6).

 

Menurut Ika Ajeng Widiarta, Amd. Battra, petugas Battra Puskesmas Keputih, selain untuk mengurangi nyeri haid, ramuan asli Indonesia ini juga dapat menyembuhkan sariawan, sebagai antioksidan dan juga antibiotik alami.

 

Dalam membuat minuman dari kunyit asam, terlebih dahulu dipersiapkan bahan-bahannya, seperti rimpang kunyit satu ons, buah asam setengah ons, kayu manis tiga buah, serta siapkan garam dan gula aren secukupnya dengan dua liter air.

 

Pembuatannyapun cukup mudah, cuci bersih kunyit, asam dan kayu manis, lalu iris tipis rimpang kunyit. Masak air hingga mendidih, masukkan kunyit, kayu manis, setelah itu baru buah asam. Tambahkan gula aren yang sudah diiris tipis serta garam secukupnya. Aduk merata selama 15 menit. Setelah masak, saring hasil olahan, seduh dan nikmati selagi hangat.

 

Gadis yang akrab disapa Ajeng ini mengingatkan, kunyit asam tidak boleh dikonsumsi oleh wanita hamil. Pasalnya, pada kandungan asam terjadi kontraksi pada uterus yang dapat menyebabkan keguguran pada janin.

 

Rutin Diselenggarakan

Demo masak olahan herbal di Puskesmas Keputih ini memang sengaja digelar secara rutin, minimal satu bulan sekali. Semua ini dihelat untuk mempromosikan Toga dan juga pelayanan Pengobatan Tradisional (Battra) yang terdapat di Puskesmas Keputih. Sebagai informasi, Puskesmas yang baru berdiri setahun yang lalu ini memiliki inovasi baru yakni pelayanan Battra berupa pijat bayi, akupuntur, akupressure, serta konsultasi mengenai obat herbal. Semua layanan tersebut buka mulai hari Senin hingga Jumat sesuai jam buka Puskesmas.

 

Bulan Juli ke depan, alumnus DIII Battra Unair ini berencana membuat demo Toga serupa, namun dengan tema yang berbeda, yakni membuat jus dari buah jambu biji dan kurma. Manfaat jus ini tak kalah pentingnya bagi kesehatan tubuh, yakni meningkatkan trombosit darah.

 

Ia berharap, dengan rutin mengadakan demo Toga, masyarakat akan mulai bergeser dengan mengkonsumsi produk herbal yang nyatanya lebih murah, aman, menyehatkan, dan tentunya dapat dibuat sendiri di rumah. (Ian)

Share this

Banner KTR

KTR dan KTM Surabaya