Luki: Anak Surabaya Harus Tumbuh Sehat dan Kuat

BABAK SEPULUH BESAR LOMBA POSYANDU SMART & HEALTHY TAHUN 2010, POSYANDU SAKINAH, KECAMATAN GUNUNG ANYAR
Foto: Dian Sofianty P

Surabaya, eHealth. “Anak-anak Surabaya harus menjadi tuan rumah di Kotanya sendiri, oleh karena itu anak Surabaya harus menjadi anak yang tumbuh sehat dan kuat” sepintas kata-kata salah satu dewan juri, Ir. Luki Mundiastuti M.Kes mengutip kata Walikota Surabaya Bambang DH. Dalam lomba Posyandu Smart & Healthy pada babak yang kesepuluh besar itu dewan juri mengingatkan kembali tujuan dari Lomba Posyandu bahwa anak-anak Surabaya harus selalu sehat dan kuat agar tidak kalah dengan orang pendatang. Penjurian pada babak kesepuluh besar itu dilaksanakan hari Rabu (16/6) di Posyandu Sakinah, Perumahan Gunung Anyar Mas RW VIII.

Waktu sudah menunjukkan siang hari, jarum jam berganti ke arah angka 12, tim juri sampai ditempat Posyandu Sakinah. Kedatangan dewan Juri disambut dengan keramahan para kader serta seluruh perangkat kelurahan, ibu Balita, masyarakat setempat serta perwakilan Puskesmas. Dalam penjurian kali ini, dewan juri lebih memfokuskan 10 hal yang harus dijawab oleh kader. Sepuluh hal tersebut terkait erat tentang keberlangsungan Posyandu. Pertanyaan itu seputar kemitraan, peran masyarakat, program atau kegiatan, regenerasi pengkaderan serta upaya yang sudah dilakukan untuk meningkatkan D/S atau tingkat kedatangan Balita ke Posyandu.

Salah satu pertanyaan yang terlontar adalah tentang kemitraan yang sudah dijalin oleh Posyandu Sakinah. Dalam hal kemitraan itu, Posyandu Sakinah telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak seperti dengan perusahaan Nestle. Kerjasama itu berbentuk sumbangan susu yang telah diberikan pada anak Balita untuk menyuplai gizi. Tidak hanya dengan perusahaan saja, tetapi dengan pihak kelurahan yang memanfaatkan kolam milik kelurahan untuk beternak ikan sebagai suplai gizi ketika Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Hasil kemitraan dan kekompakan inilah yang diharapkan para juri. Dewan juri berharap ke depannya Posyandu bisa lebih mengoptimalkan kemitraan demi keberlangsungan Posyandu dan kerjasama dengan lintas sektor. Hanya dengan kerjasama inilah Posyandu bisa berjalan dengan optimal terutama pada peningkatan D/S di wilayah Posyandu Sakinah.

Kedua, pertanyaan yang terlontar mengenai lima program pokok Posyandu yang harus berjalan seimbang. Kelima program itu yakni Imunisasi, Pelayanan KB, Penyuluhan Gizi, Kesehatan ibu dan anak dan Penanganan Gizi. Dengan tegas Fitri Saraswati, Ketua Posyandu Sakinah menjawab bahwa kelima program pokok itu telah dijalankan dengan baik.

Lanjut ia katakan, untuk menarik agar anak-anak mau datang ke Posyandu, pihaknya telah menyewa odong-odong dan topeng monyet. “Apapun kami lakukan agar semua Balita yang ada di wilayah kami datang ke Posyandu, sampai saya menyewa topeng monyet untuk menghibur anak-anak,” terangnya kepada Dewan Juri.(Ima)

Share this

Banner KTR

KTR dan KTM Surabaya
PERDA Kota Surabaya No 5 tahun 2008

Tentang Kawasan Tanpa Rokok dan Kawasan Terbatas Merokok

download disini

 PERWALI Kota Surabaya No 25 tahun 2009

Tentang pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya No 5 tahun 2008 tentang Kawasan Tanpa Rokok dan Kawasan Terbatas merokok

download disini


Counter

    Anda pengunjung ke:

    9,125,710

    Sejak Oktober 2007

    Unique Visitor: 642,499

Statistik