Usung Konsep Wisata Kesehatan Untuk Jaring Pasien
Surabaya, eHealth. Momen Surabaya Health Season 2012 manfaatnya tidak hanya dirasakan langsung oleh pelaku industri kesehatan saja. Banyak industri jasa lainnya yang juga turut merasakan dampak positif dari adanya kegiatan yang menjadi agenda tahunan Pemerintah Kota Surabaya ini.
Hal ini dikarenakan kegiatan Surabaya Health Season 2012 ini juga bersifat promotif dengan memperkenalkan sarana kesehatan, seperti Rumah Sakit, Laboratorium, Klinik Kecantikan serta instansi terkait yang terdapat di kota pahlawan ini untuk menjaring pasien dari daerah lain di Indonesia, bahkan pasien dari luar negeri.
Seperti yang diutarakan oleh Wali Kota Surabaya Ir. Tri Rismaharini, MT saat ditemui wartawan seusai pembukaan Surabaya Health Season 2012 di halaman Rumah Sakit Darmo, hari Minggu pagi (01/04/2012). Wali Kota mengatakan, jika promosi mengenai mutu pelayanan Rumah Sakit di Kota Surabaya terus digalakkan, maka bisa berkembang sebagai layanan jasa baru di bidang industri kesehatan.
“Kita sadar bahwa Kota Surabaya tidak mempunyai unggulan potensi wisata alam. Maka potensi apa yang ada di Surabaya ini harus kita jadikan obyek sumber untuk bisa menggerakkan ekonomi di Kota Surabaya. Salah satunya kita mempunyai Rumah Sakit dengan kualitas SDM, yang cukup bagus dan terampil, itu yang coba kita optimalkan,” tukas Risma.
Dengan mengusung konsep wisata kesehatan (health tourism), nantinya sarana kesehatan di Kota Surabaya dapat menjaring pasien dari luar daerah untuk berobat di Surabaya, dan juga menggabungkan ke paket wisata di Surabaya, sehingga nanti tidak hanya menggerakkan Rumah Sakit saja, namun industri lainnya seperti hotel, rumah makan, perdagangan.
Risma berharap, dengan adanya Surabaya Health Season 2012 ini sebagai langkah awal kemajuan industri kesehatan di Kota Surabaya, karena ia yakin, negara lain yang saat ini menjadi jujugan pasien asal Indonesia seperti Singapura dan Tiongkok awalnya juga seperti ini.
“Jadi karena itu, ini (momen Surabaya Health Season 2012, Red) langkah awal kita rebut kembali pasien (asal Indonesia) yang dulu berobat ke Singapura maupun China untuk kembali berobat di Surabaya,” pungkasnya. (And)



