Kiat Menjaga Kesehatan Mata Pada Penderita Diabetes
Periksa Mata Minimal Setiap 6 Bulan Sekali
19 Juni 2009
Surabaya, eHealth. Kadar gula darah yang tidak terkontrol menyebabkan penderita Diabetes berisiko lebih tinggi mengalami masalah kesehatan mata. Mata merupakan organ utama yang berpengaruh besar terhadap kehidupan seseorang, maka harus dijaga agar tidak mengalami kerusakan terlebih dahulu, khususnya bagi para penderita Diabetes. Hal itu dikatakan oleh dr. Yulia Primitasari dari RSU Dr. Soetomo Surabaya.
Dikatakan dr. Yulia, Diabetes Militus (DM) adalah penyakit gangguan metabolisme tubuh dimana hormon insulin tidak bekerja sebagaimana mestinya. Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh kelenjar pankreas dan berfungsi untuk mengontrol kadar gula dalam darah dengan mengubah karbohidrat, lemak dan protein menjadi energi. Gangguan pada metabolisme tubuh akan merusak semua organ pada tubuh manusia, tidak terkecuali bagian kecil dari tubuh, termasuk mata.
Permasalahan pada mata sering kali menjadi masalah vital karena kehilangan penglihatan sama halnya kehilangan dunia. Itulah yang diungkapkan dr. Yulia bahwa masalah mata akan dihadapi oleh penderita Diabetes akibat dari komplikasi dari Diabetes dan penyakit matanya, sehingga terjadi penurunan pada penglihatan bahkan sampai terjadi kebutaan.
Komplikasi dari Diabetes bukan hanya menyerang mata saja, namun juga menyerang seluruh organ tubuh manusia termasuk mengakibatkan kerusakan ginjal, dan syaraf. “Jika Diabetes menyerang lebih dulu jantung dan otak, itu dinamakan stroke. Dan jika menyerang mata, dapat menyebabkan kebutaan,” ujarnya. Dari kesekian organ tubuh itu, lanjut dr. Yulia, tinggal pilih saja mana yang terserang terlebih dahulu. Untuk itu, agar penderita Diabetes tidak semakin parah, maka harus dijaga kesehatan dengan mengubah gaya hidupnya.
Lebih lanjut dr. Yulia mengatakan, pada penderita Diabetes jika sudah terserang salah satu organ tubuhnya, maka sulit untuk sembuh dikarenakan pembuluh darah yang dimiliki sulit untuk bekerja. Maka penderita sulit untuk sembuh dari penyakit yang dideritanya.
Ada beberapa cara untuk merawat mata pada penderita Diabetes, yakni :
- Periksakan mata setiap 6 bulan sekali untuk mengetahui gejala lebih dini agar cepat untuk diobati lebih awal sejak terdiagnosis sebagai penderita Diabetes. Jika dalam jangka waktu 6 bulan Anda masih keberatan karena kesibukan anda yang semakin padat, maka lakukan minimal 1 tahun sekali.
- Jaga kadar gula darah semaksimal mungkin dengan kadar gula darah normal, terutama dengan cara menerapkan gaya hidup sehat.
- Konsultasikan pada dokter mata jika terdapat keluhan pada mata Anda, meski hanya terdapat bintik-bintik merah. Karena bisa jadi awal dari penyakit mata ketiga diatas. Untuk itu perlu Anda ketahui pada stadium awal biasanya terjadi bercak-bercak merah pada mata, karena hal itu disebabkan rongga mata dipenuhi cairan darah. Jika sudah memenuhi rongga mata maka akan sulit untuk diobati. Untuk itu jika Anda merasakan keluhan hanya sedikit saja segeralah periksakan ke dokter mata.
- Diet sesuai ketentuan diet penderita Diabetes.
- Olahraga aerobik, berjalan kaki, jogging, bersepeda, berenang dan golf. Salah satu olahraga ini harus dilakukan secara teratur seminggu 4-5 kali. Namun sebelum olahraga periksa dulu kemampuan Anda.
- Ketika berolahraga perhatikan denyut nadi anda, denyut nadi yang harus Anda capai berdasarkan umur jika umur 30 tahun: 136-165, 35 tahun: 135-160, 40 tahun: 128-155, 45 tahun: 124-150, 50 tahun: 119-145, 55 tahun: 115-140, 60 tahun: 111-135, 65 tahun: 107-130. Perlu diperhatikan bagi yang berumur 40 tahun ke atas, jika mulai dengan olahraga sebaiknya dua minggu pertama, berjalan dulu. Setelah dua minggu baru boleh jogging atau lari.
Diet pada penderita Diabetes, karena dasar pengobatan Diabetes adalah kepatuhan terhadap diet, olahraga dan obat-obatan pemantau kadar gula darah atau urine. Tujuan pengaturan makanan untuk penderita Diabetes adalah untuk menurunkan kadar gula dan mengusahakan agar berat badan mencapai batas normal.
Hal yang perlu diperhatikan tentang makanan :
- Makanlah secara teratur, sesuai porsi dan waktu yang telah ditentukan oleh dokter
- Batasi makanan yang mengandung sumber tenaga seperti nasi, lontong, kentang, sagu, mie, bihun, macaroni dan makanan lain yang dibuat dari tepung-tepungan.
- Hindari gula murni dan makanan yang diolah dengan gula murni seperti gula pasir, gula jawa, gula-gula, coklat, dodol, selai, madu, sirup, limun, susu kental manis, buah dalam kaleng serta dendeng manis.
- Makanlah banyak sayur dan buah-buahan segar (Ima)
Reporter : Imroatul Afifah
Foto Ilustrasi : Dalu Karunia Putra
