Tips Atasi Obesitas pada Anak

Teaser: 

Atur Makan Malam, Jangan Kurangi Porsi Sarapan Pagi

Januari 2010

Surabaya, eHealth.  Jika Balita anda dipuji orang karena gendut dan lucu, jangan bangga dan gembira dulu, anda justru harus waspada. Mulai hari ini, buanglah jauh-jauh anggapan bahwa anak gemuk itu lucu dan sehat, persepsi ini salah. Jika ia nampak lucu, mungkin benar, tetapi kegemukan pada anak adalah masalah kesehatan. Pada dasarnya, kegemukan (obesitas) terjadi karena ketidak seimbangan antara masuk dan keluarnya energi. Untuk mengatasi obesitas pada anak, perhatikan beberapa tips dari ahli gizi dr. Andriyanto SH, M.Kes, Ketua Umum Persatuan Ahli Gizi Provinsi Jawa Timur.

1. Jangan kurangi sarapan pagi

Sarapan pagi bermanfaat untuk memberikan energi lebih untuk beraktifitas bagi si kecil, energi itulah yang membuat mereka lebih aktif didalam kelas dan lebih semangat sehingga mudah bersosialisasi dengan sekelilingnya. Untuk itu, pada anak obesitas, sebaiknya tidak dikurangi sarapan paginya. “Jika anak sudah terlanjur obesitas, jangan kurangi sarapan pagi karena itu penting bagi anak obesitas, karena pada pagi hari, energi itu akan terserap ketika anak itu menerima pelajaran di kelas, sehingga tidak berpengaruh terhadap tingkat belajarnya,” terangnya saat ditemui tim eHealth.

2. Makan siang sesuai dengan porsi

Begitu juga dengan makan siang, jangan mengurangi makan siang pada anak, karena bermanfaat untuk memberikan energi lebih ketika anak beraktivitas seperti halnya aktivitas bermain. Makan siang sesuai porsinya yakni 1/3 dari kebutuhan kalori per hari.

3. Batasi makan malamnya  

Porsi makan malam gantikan dengan salad atau sejenisnya. Pada malam hari makanan yang telah dimakan anak tidak sepenuhnya diserap oleh tubuh anak ketika tidur, itu akan mendukung anak menjadi obesitas. Untuk itu, kurangi makan malamnya dan ganti dengan makanan yang bahannya terbuat dari sayur dan buah.

4. Berikan camilan yang mengenyangkan dengan berbahan buah dan sayur

Berikan anak camilan yang memberikan rasa kenyang lebih lama seperti sayur dan buah yang bahannya terbuat dari buah dan sayur. Sehingga anak terasa kenyang lebih lama dan mengurangi kelebihan kalori yang membuat anak menjadi obesitas.

5. Beri minuman dingin

Anak obesitas sering kali merasa haus, maka berikan minuman dingin, sedikit saja sudah hilang hausnya. Itu untuk mencegah anak untuk terus minum berlebih. Selain itu minuman dingin memberikan rasa cepat kenyang.

6. Berikan aktivitas yang cukup

Berikan aktivitas yang cukup pada anak, minimal 3-4 jam perhari, dengan berlari atau bermain. Itu efektif untuk membakar kalori pada anak. (Ima)

Your rating: None