Pengertian Sampah
Seperti yang telah diutarakan di atas, bahwa sampah adalah semua benda yang tidak kita kehendaki, tidak dipergunakan lagi sehingga kita membuangnya. Kitalah pembawa sampah itu, karena sampah merupakan hasil sampingan dari kegiatan kita yang tidak diinginkan, misalnya dari kegiatan memasak. Sisa dari memasak dapat berupa sisa sayuran, kulit telur, plastik pembungkus dan lain sebagainya. Selain itu sampah rumah tangga dapat juga berupa sisa dari renovasi rumah seperti hancuran dinding, kaleng, cat bekas, dan sebagainya.
Gangguan Akibat Sampah
- Gangguan estetika. Dengan kata lain mengurangi atau mengganggu kenyamanan, karena menimbulkan bau tak sedap, mengotori sumber air, dan mengganggu pemandangan.
- Menimbulkan banjir. Bila kita membuang sampah pada saluran air buangan atau sungai, maka sampah dapat menyumbat saluran tersebut. Pada musim kemarau sampah akan mengganggu kenyamanan, kalau musim penghujan dapat menyebabkan banjir. Ketika banjir, sampah terbawa air dan dapat menyebabkan kerusakan pada jalan atau mengotori rumah.
- Menimbulkan kecelakaan, sampah seperti kaleng bekas, pecahan kaca, dan paku dapat menimbulkan luka, dan apabila sampah dibakar maka dapat menimbulkan kebakaran
- Sarang penyebab penyakit. Sampah yang menumpuk dapat menjadi sarang cacing, lalat, tikus, nyamuk, kecoa yang dapat menyebabkan ataupun menularkan penyakit.
Beberapa penyakit yang timbul karena sampah diantaranya sakit saluran pencernaan seperti muntaber, mencret, disentri, tipus, dan juga kecacingan. Sampah juga dapat menyebabkan sakit demam berdarah dan penyakit “kaki gajah”, dan sakit kulit.
Pemilahan Sampah
Dalam melakukan pengolahan sampah, untuk memudahkan penguraian maka ada baiknya untuk memilah sampah, dengan langkah berikut:
- Pisahkan sampah berdasarkan jenisnya.
Sampah dapat dibagi menjadi dua macam, yakni (a) Sampah yang mudah membusuk, contoh: sisa sayuran, kulit buah, potongan ayam atau daging, daun-daunan, dan lain sebagainya. (b) Sampah yang tidak mudah membusuk, contoh: kertas bekas, kaleng susu, pecahan kaca, dan lain sebagainya.
- Sampah yang mudah membusuk seperti kulit telur dan lain sebagainya itu dapat dijadikan pupuk.
- Sampah yang tidak mudah membusuk seperti kaleng dan sebagainya dapat dijual ke tukang loak.
- Sedangkan sampah yang tidak berguna dibuang ke wadah sampah di depan rumah.
Pemilahan sampah ini dapat berguna dan selain itu memberikan keuntungan, yakni sampah yang diolah menjadi pupuk sehingga dapat dijual. Sampah yang dijual ke tukang loak dapat menambah uang belanja atau uang saku anak. Selain itu, wadah sampah rumah tangga pun tidak cepat menumpuk dan penuh, ditambah lagi mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat penampungan sementara.
Peralatan Membuang Sampah
Peralatan yang digunakan untuk membuang sampah diantaranya:
- Wadah sampah yang dapat berupa: kantung kertas atau kantung plastik, keranjang atau tong sampah yang tertutup
- Sapu ijuk untuk mengumpulkan sampah dalam rumah
- Sapu lidi untuk mengumpulkan sampah di luar rumah
- Serok, pengki atau penyendok sampah
Sampah dibuang di tempat tertutup, hal ini agar tidak menimbulkan bau tidak sedap, tidak mengundang lalat, tikus, kecoak, tidak bertebaran, dan tidak mengotori lingkungan juga mudah diangkut untuk dibuang ke temp[at penampungan sementara.
Memulai kebersihan tidak perlu menunggu para pasukan kuning beserta gerobaknya untuk kerumah, ataupun menunggu “yuk” atau pembantu rumah tangga mengambil sapu untuk memupai membersihkan lantai. Cukup dengan membagi dua tempat sampah Anda, lakukan dengan disiplin dan tanpa terasa selain rumah menjadi bersih uang saku pun bertambah.(Fie)
Referensi: Modul Pelatihan: Kesehatan Lingkungan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga. 2005. Wahana Visi Indonesia dan FKM Universitas Airlangga.
Surabaya, eHealth. Hampir seluruh kegiatan yang kita lakukan tidak luput dari bekas atau sisa kegiatan yang dengan kata lain adalah sampah. Mulai dari kegiatan rumah tangga seperti memasak, hingga perbaikan rumah, penggunaan produk-produk seperti produk mandi, makan dan lain sebagainya. Tanpa disadari kitalah para penghasil sampah itu, dan apabila pengelolaannya tidak diperhitungkan, maka sampah itu pun akan menimbulkan masalah. Luangkan sedikit waktu Anda untuk ketahui sedikit lebih banyak mengenal salah satu jejak kehidupan kita, yaitu sampah.
