Kiat Merawat Luka Setelah Operasi
Rawat Luka Operasi Tidak Boleh Asal-asalan
15 Mei 2009
Surabaya, eHealth. Merawat luka setelah operasi terkadang bisa berakibat fatal jika merawatnya asal-asalan. Jika Anda baru saja menjalani operasi, maka luka setelah operasi haruslah dirawat dengan benar, untuk itu Anda perlu memperhatikan cara-cara yang mudah Anda lakukan. Tentunya Anda tidak bisa melakukan sendiri, untuk itu minta bantuan keluarga untuk memperhatikan cara-cara yang telah di sarankan oleh perawat. Hal itu akan membantu Anda ketika sudah dalam perawatan keluarga di rumah. Seperti yang telah dikatakan oleh Siti Buntarlin, Kepala Bidang Keperawatan RSU Dr. Soetomo. “Kita selalu melatih keluarga pasien yang telah dioperasi untuk melakukan perawatan di rumah,” ungkap Siti saat ditemui Tim eHealth disela-sela memperingati Hari Perawat Internasional.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa luka operasi merupakan luka bersih sehingga mudah untuk perawatannya, namun jika salah dalam merawat, maka akan bisa berakibat fatal. Oleh karena itu pastikan Anda tidak salah dalam merawat luka operasi. Untuk itu simak kiat merawat luka setelah operasi yang disampaikan oleh Siti berikut ini:
- Setiap satu minggu kasa harus di buka
Idealnya kasa yang dipakai diganti kasa baru setiap satu minggu sekali. Tidak terlalu sering agar luka cepat kering, jika sering dibuka luka bisa menempel pada kasa sehingga sulit untuk kering. Maka mintalah kepada keluarga Anda untuk membukanya selama satu minggu sekali.
- Bersihkan jika keluar darah dan langsung ganti kasa
Jika luka operasi keluar darah, maka segeralah untuk mengganti kasanya agar tidak basah atau lembab oleh darah. Kerena darah merupakan kuman yang bisa cepat menyebar ke seluruh bagian luka.
- Jaga luka agar tak lembab
Usahan semaksimal mungkin agar luka tetap kering karena tempat lembab akan menjadikan kuman cepat berkembang. Misalkan suhu kamar terlalu dingin dengan AC yang membuat ruangan lembab. Bisa jadi luka anda pun ikut lembab. Hindari ruangan lembab, dan atur suhu AC Anda.
- Menjaga kebersihan
Agar luka operasi tidak terkena kotoran yang mengakibatkan cepat berkembangnya kuman, maka kebersihan diri dan lingkungan sekitar Anda semaksimal mungkin harus dijaga. Jauhkan luka dari kotoran, untuk itu seprei dan bantal harus selalu bersih dari debu.
- Gunakan bahan plastik atau pembalut yang kedap air (Opset)
Jika Anda mau mandi atau aktifitas yang mengharuskan Anda bersentuhan dengan air, gunakan bahan plastik atau pembalut yang kedap air (opset) untuk melindungi luka bekas operasi agar tidak terkena air. Upayakan agar luka tidak sampai basah, karena bisa mempercepat pertumbuhan kuman.
- Makan dan minum sesuai dengan kebutuhan
Hidup sehat dengan minum air putih. Atur minum Anda dengan 8-9 gelas standar per hari. Anggapan salah jika anda minum air putih bikin luka sulit mengering. Tidak demikian halnya, karena jika tubuh sehat luka akan cepat mengering dan sembuh. Hindari makan makanan yang mengandung bahan kimia dan pedas.
- Makan makanan bergizi
Makanan bergizi terdapat pada sayuran hijau, lauk-pauk dan buah. Konsumsi sayur hijau seperti bayam, sawi, kol dan sayur hijauh lainnya menjadi sumber makanan bergizi. Untuk lauk pauk Anda bisa memilih daging, ayam, ikan, telur dan sejenisnya. (Ima)
Reporter : Imroatul Afifah


